Thursday, July 14, 2005
Kayaknya udah lama banget nggak ngeblog. Bukan sok sibuk atau apa, tapi kemaren-kemaren modemku memang lagi rusak, terus males ke warnet, jadinya ya jarang posting Dan karena udah lama nggak ngeblog, makanya sekarang buanyak banget yang pengen diceritain.
Sekarang aku lagi stase di bagian anak, kurang lebih selama 12 minggu dan baru kelakon 6 mingguan. Lumayan cape, apalagi ada 15 kali jaga malam. Tapi karena masuk bagian anak inilah, aku jadi tahu kalau ternyata aku juga punya naluri keibuan :p. Apalagi kalau masuk ruangan bayi, yang isinya bayi-bayi baru lahir semua, aku jadi suka inget sama ibu-ibu muda blogger yang suka bikin postingan tentang anaknya.
Menggemaskan tapi suka bikin khawatir. Mungkin itu yang bisa aku simpulkan (kayaknya deng) sementara ini kalau ngomongin masalah anak. Karena kalau mengikuti perkembangan anak dari masa kehamilan, rasa khawatir sepertinya akan terus manghantui para ortu dimanapun. Kalau perempuan hamil pertanyaannya “ bayiku normal nggak ya?” setelah lahirpun akan ada pertanyaan seperti “ anakku pertumbuhannya normal nggak ya?”, “anakku pinter nggak ya?” dan pertanyaan 2* lainnya. Makanya suka kasihan kalau lihat anak-anak yang nggak normal. Ada yang retardasi mental, ada yang badannya kaku bahkan berdiripun nggak bisa, ada yang autis, ada yang sering kejang, pokoknya contoh kasus yang bikin aku bersyukur banget karena aku termasuk anak yang normal. Iya, manusia memang harus sering melihat ke bawah supaya bisa tetap bersyukur
Sekarang aku lagi stase di bagian anak, kurang lebih selama 12 minggu dan baru kelakon 6 mingguan. Lumayan cape, apalagi ada 15 kali jaga malam. Tapi karena masuk bagian anak inilah, aku jadi tahu kalau ternyata aku juga punya naluri keibuan :p. Apalagi kalau masuk ruangan bayi, yang isinya bayi-bayi baru lahir semua, aku jadi suka inget sama ibu-ibu muda blogger yang suka bikin postingan tentang anaknya.
Menggemaskan tapi suka bikin khawatir. Mungkin itu yang bisa aku simpulkan (kayaknya deng) sementara ini kalau ngomongin masalah anak. Karena kalau mengikuti perkembangan anak dari masa kehamilan, rasa khawatir sepertinya akan terus manghantui para ortu dimanapun. Kalau perempuan hamil pertanyaannya “ bayiku normal nggak ya?” setelah lahirpun akan ada pertanyaan seperti “ anakku pertumbuhannya normal nggak ya?”, “anakku pinter nggak ya?” dan pertanyaan 2* lainnya. Makanya suka kasihan kalau lihat anak-anak yang nggak normal. Ada yang retardasi mental, ada yang badannya kaku bahkan berdiripun nggak bisa, ada yang autis, ada yang sering kejang, pokoknya contoh kasus yang bikin aku bersyukur banget karena aku termasuk anak yang normal. Iya, manusia memang harus sering melihat ke bawah supaya bisa tetap bersyukur
posted by Arimbi @ 8:48 PM

liat ke tempat kita berdiri pun bisa...
(eh, apa iya?)
__________________________________________________________ Comments by :
__________________________________________________________ Comments by :
liat ke ataspun - tetep harus besyukur, krn apapun yg kita terima adalah berkat dariNya yang tak ternilai...
buka prakteknya kapan? :D
__________________________________________________________ Comments by :
__________________________________________________________ Comments by :
__________________________________________________________ Comments by :
__________________________________________________________ Comments by :
Post a Comment
<< Home